Minggu, 08 Juni 2014

Bahagia Sesungguhnya

Banyak orang yang bilang "kalo mau ngerasain bahagia cari uang sebanyak-banyaknya! maka kau akan bahagia selamanya" banyak pula orang yang bilang "bahagia itu ada saat kau menemukan seorang laki-laki yang mencintaimu tulus apa adanya" jika dua wacana itu menjadi mainset kalian, kalian salah! bahagia sesungguhnya adalah saat kau mempunyai keluarga yang mencintai kamu apa adanya, yang menyuport apapun yang kamu lakukan, yang  membuat kalian merasakan surga saat kalian berada di dalam rumah. Bahagia itu adalah keluarga. Duduk santai di suatu ruangan, bercengkrama dan menertawakan sesuatu hal yang lucu bersama, bahagia itu saat kepalamu diusap lembut dengan penuh kasih sayang oleh seorang lelaki gagah yang kau sebut dia ayah. Bahagia itu saat kamu menceritakan seorang lelaki yang kamu sukai bersama seorang wanita tua yang kau sebut dia ibu. Berada di dekat mereka dan merasakan kasih sayang yang tulus dari tempat kalian berasal adalah kebahagiaan yang mendekati surga, kamu bisa bayangkan saat seorang lelaki gagah itu mencium keningmu saat kamu akan pergi ke dunia mimpimu ? betapa nyamannya kamu saat bibir itu mengecup lembut keningmu seakan kamu mendapatkan tiket emas untuk mengunjungi tempat yang kamu impikan. Coba kamu bayangkan saat pelukan hangat mendekap tubuhmu saat kamu terbangun dari seorang wanita tua yang hendak membuat sarapan pagi untukmu. Bahagia bukan? Hal seperti itu yang mampu membingkaimu dalam kebahagiaan, jika lelaki gagah itu memarahimu karena seorang lelaki, itu karna dia cemburu ada seorang pemuda yang membuatmu bahagia selain dia. Jika seorang wanita tua itu memarahimu karena kau bersikap bodoh, itu karena wanita itu tak ingin membuatmu kecewa akan masa depan yang akan kamu hadapi. Harta dan Pria atau Wanita bukanlah kebahagiaan seutuhnya, mereka hanya pelengkap kebahagiaan yang sudah utuh. Jika kamu menitikkan air mata, jangan lagi kamu harapkan seorang pria yang kau cintai datang dan memeluk tubuhmu, berlutut hanya untuk menghapus air matamu, tapi harapkanlah seorang lelaki gagah yang kau sebut dia ayah, untuk berada didekatmu dan memelukmu hingga kau tertidur pulas. Pria/Wanita yang kamu cintai akan pergi meninggalkanmu tapi tidak dengan ayah atau ibumu. Jika kamu mempunyai kebahagiaan yang seutuhnya, janganlah kamu menyakitinya. Karena diluar sana, banyak orang yang menginginkan kebahagiaan seutuhnya, membingkai dirinya dalam kehangatan dunia rumah yang tak pernah menyakitinya. Bersyukurlah jika kamu tinggal dalam atap yang hangat, karena diluar sana masih banyak orang yang mempunyai atap tetapi masih saja merasakan dinginnya malam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar