Senin, 09 Desember 2013

The truth

Gemericik air tak henti-hentinya menetes dari atap yang beralaskan seng berbentuk gelombang, semua terasa berbeda. Malam ini memang terasa berbeda dengan ditemaninya musik digital yang sedang mengalun di pelataran kantin yang sudah tak bermentari. Malam ini hanya ada gemericik air dan sentuhan lembut sang angin yang berusaha singgah menyejukkan hati yang sudah berlandaskan api cemburu. Alunan musik pun tak mampu memadamkan api ini. Senyum di bibir ini hanya menjadi hiasan sementara yang enak dipandang. Aku tau keadaan kamu saat ini aku pun mencoba menghindari hal yang bisa ku mengerti dari hatimu. Jika kamu bertanya mengapa aku sangat meyakini bahwa saat ini kita sama, aku hanya bisa menjawab aku merasakan getaran yang tak biasa jika aku melihat sorot matamu, seperti ada percikan listrik yang menyadarkanku, bahwa kamu adalah obat untuk rasa sakitku selama ini. Jika kamu berkata aku terlalu berlebihan, mungkin iya aku sangat berlebihan. Tapi ketahuilah semua yang berlebihan ini adalah hal yang selama ini aku rasakan,aku hanya mampu menggoreskannya dengan tinta hitam yang membentuk sebuah kata. Aku tak sanggup untuk menahan gejolak dada yang begitu berderang saat aku mengeluarkan sepatah kata denganmu. Aku tak bisa jika melawan debaran kencang yang berusaha berontak dari dalam dada saat aku berada disekitarmu. Aku selalu menyembunyikan semua hal ini tapi entahlah sepertinya mereka membaca gerak-gerikku yang tak biasa terhadapmu, bukan aku tak mau memulai namun aku hanya belajar dari masa lalu yang membawaku pada kesakitan yang teramat dalam. Aku hanya tak ingin salah memberikan perasaan ini, aku belum siap untuk melihatmu pergi. Terlalu cepat. Ya memang . Tapi siapa yang mampu membaca perasaan ? Siapa yang mampu menahan benih yang terlanjur disebarkan dalam ladang ini? Haruskah aku tetap pada bulanku meskipun aku mengetahui bahwa kau adalah matahariku. Haruskah ? Kau sudah tau semua tentangku tapi sampai kapan kau merahasiakan dirimu yang sesungguhnya dari harapanku?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar